MARTAPURA SEHAT dan BERMARTABAT

Pembangunan di bidang kesehatan merupakan bagian integral dari pembangunan nasional Indonesia yang diatur di dalam Sistem Kesehatan Nasional  (SKN). Tujuan pembangunan kesehatan adalah terselenggaranya pembangunan kesehatan oleh semua potensi bangsa, baik masyarakat, swasta, maupun pemerintah secara sinergis, berhasil guna dan berdaya guna, sehingga terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya, sebagai salah satu unsur kesejahteraan umum dari tujuan nasional.

Sebagaimana termaktub dalam Undang-undang No. 9 tahun 1990 tentang Pokok-pokok Kesehatan, bahwa setiap warga berhak memperoleh derajat kesehatan yang setinggi-tingginya. Rumah sakit merupakan sarana upaya perbaikan kesehatan yang melaksanakan pelayanan kesehatan dan dapat dimanfaatkan pula sebagai lembaga pendidikan tenaga kesehatan dan penelitian. Pelayanan kesehatan yang dilakukan oleh rumah sakit berupa kegiatan penyembuhan penderita dan pemulihan keadaan cacat badan serta jiwa. Rumah sakit merupakan sarana pelayanan kesehatan masyarakat (public services) khususnya pelayanan kesehatan rujukan yang komprehensif, terpadu dan efisien serta dapat memberikan pelayanan kesehatan bermutu, terjangkau secara adil dan merata, baik pelayanan yang bersifat dasar, spesialistik maupun subspesialistik.

Salah satu alat ukur yang dianggap dapat merefleksikan status pembangunan manusia adalah Human Development Index (HDI) atau IPM. IPM merupakan suatu indeks komposit yang mencakup tiga bidang pembangunan manusia yang dianggap sangat mendasar, yaitu usia hidup (longevity), pengetahuan (knowledge), dan standar hidup layak (decent living).

Komponen dasar penghitungan Indeks Pembangunan Manusia adalah indeks komposit yang dihitung dari 3 komponen pilihan dasar yaitu (1) hidup sehat dan umur panjang yang diwakili oleh angka harapan hidup  waktu lahir (2) pendidikan yang diwakili oleh rata-rata tertimbang antara angka melek huruf penduduk usia dewasa dengan rata-rata pencapaian tingkat pendidikan (rata-rata lama sekolah), dan (3) standar kehidupan layak yang diwakili oleh Produk Domestik Bruto (PDB) per kapita atau Paritas Daya Beli (PPP) per kapita.

Pada tahun 2008 IPM Kabupaten Banjar tercatat sebesar 70,16 persen. Angka ini mengalami sedikit kenaikan menjadi 70,52 persen pada tahun 2009,  di tahun 2010 mencapai 70,94 persen dan terus mengalami peningkatan menjadi 71,28 persen di tahun 2011.

Berdasarkan kriteria dengan capaian IPM  selama kurun waktu 2008-2011 yaitu 70,16 pada tahun 2008 dan terus naik hingga tahun 2011 mencapai 71,28 maka Kabupaten Banjar menurut Konsep Pembangunan Manusia yang dikembangkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui UNDP masuk dalam tingkatan status atau kategori kinerja pembangunan manusia Menengah Atas yaitu dengan capaian IPM di antara 66 –  79,99.

Pada tahun 2005 IPM Kabupaten Banjar menempati urutan ke 8 se Provinsi Kalimatan Selatan, kemudian meningkat pada tahun-tahun berikutnya yaitu mulai tahun 2006 hingga tahun 2010 menempati urutan ke 5. Selama kurun waktu tahun 2007-2010 tidak terjadi perubahan peringkat angka IPM Kabupaten/Kota di Kalimantan Selatan. Dimana peringkat pertama sampai dengan kelima tetap diduduki oleh Kota Banjarbaru, Kota Banjarmasin, kabupaten Kota Baru, Kabupaten Tanah Laut dan Kabupaten Banjar.

Hal ini menunjukkan bahwa selama kurun waktu tahun 2007-2011 tersebut tidak ada percepatan dampak hasil pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah Kabupaten/Kota di Kalimantan Selatan yang bisa mengeser peringkat yang ada di wilayah Kalimantan Selatan.

Oleh karena itu, terselenggaranya pembangunan kesehatan perlu dilakukan oleh semua potensi bangsa, baik masyarakat, swasta, maupun pemerintah secara sinergis, berhasil guna dan berdaya guna. Dengan demikian diharapkan pada masa mendatang akan terjadi peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Banjar. Peningkatan ini pada gilirannya akan turut memacu peningkatan peringkat IPM masyarakat di Kabupaten Banjar secara keseluruhan.

Sebagai bagian dari masyarakat di Kabupaten Banjar, PT. Aveciena Medika merasa terpanggil untuk turut berkomitmen dan berperanserta aktif dalam upaya peningkatan pembangunan kesehatan masyarakat Kabupaten Banjar khususnya dengan misi membantu akses kesehatan bagi semua kalangan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s